Site icon Lintang Pustaka Utama

Kearifan Lokal Masyarakat Tepian Pantai di DIY terhadap Mitos Ratu Kidul Melalui Upacara Tradisi

Judul          : Kearifan Lokal Masyarakat Tepian Pantai di DIY
                 terhadap Mitos Ratu Kidul Melalui Upacara Tradisi
Penulis        : Yustina Hastrini Nurwanti dan Sumarno
ISBN           : 978-623-7514-72-5
Tahun Terbit   : 2023
Ukuran Buku    : 15,5 x 23 cm
Jumlah Halaman : x, 132 hal
Jenis Cover    : Soft Cover
Penerbit       : Lintang Pustaka Utama

Diskripsi
Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan memiliki keberagaman dalam hal ideologi, adat istiadat, agama, budaya, dan kehidupan sosial, sehingga terdapat beragam bentuk kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari (Fajarini, 2014). Kearifan lokal ini menjadi kekuatan yang besar dalam menghadapi tantangan dari setiap jaman yang memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Hal ini sekaligus sebagai filter dan kekuatan budaya Masyarakat setempat. Bagi masyarakat pemiliknya, nilai kearifan lokal secara teoritis tidak menjadi perhatian namun secara praktis menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan mereka. Jika mengacu pada bangsa Indonesia untuk mengksplore kearifan lokal maka sungguh sangat luas dan beragam. Oleh karena itu buku ini akan mengulik tetang kearifan lokal suatu daerah yang memiliki ciri khas religius lokal khas tepian pantai atau pesisir, yaitu Masyarakat tepian pantai atau pesisir di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta secara historis memiliki Sejarah cukup tua yaitu sejak masa pemerintahan tradisional berupa Kerajaan Mataram Kuno. Oleh sebab itu berbicara kearifan lokal maka tentu saja sudah memiliki warisan budaya yang khas yang mereka lakukan sejak jaman dahulu meskipun melalui masa-masa yang telah Panjang. Masyarakat pantai selatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kearian lokal tersendiri dalam memahami dan mensinergikan kehidupan mereka dengan memahami kekuatan air, alam tanah atau daratan. Satu hal kearifan lokal yang mereka warisi, miliki dan lakukan sampai sekarang adalah upacara tradisi.

Exit mobile version