Menghapus Stigma: Membangun Percaya Diri Anak Tunagrahita melalui Pemberdayaan Partisipatoris

Penulis: Panti Asuhan Binasiwi

Keterbatasan, baik fisik ,maupun cacat mental sejak lahir,terkadang menjadi dalih untuk tidak mempunyai kesempatan untuk dapat melakukan sesuatu yang tidak terduga. Padahal, “man jadda wa jadda’ siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil”!. Kesungguhan itu menumbuhan harapan, sikap positif, dan impian-impian yang dibangun dan memperbesar peluang bagi yang bersungguh-sungguh melakukannya
Dalam buku ini membenarkan bahwa kekurangan menjadi suatu kekuatan, keterbatasan bukanlah halangan dari meraih suatu keberhasilan. Cerita-cerita pengalaman seorang pengasuh panti asuhan yang mengurus 30 anak tunagrahita dengan kekurangan dan kelebihan yang di miliki masing-masing anak yang mereka bina dan bimbing dengan penuh kesabaran dan melakukan segalanya tanpa pamrih berhasil membuat 30 anak yang tadinya tidak bisa apa-apa menjadi luar biasa. Dengan bekal kemandirian yang mereka dapatkan diantara mereka dapat membuat keterampilan, bermain musik, dan menari, mereka juga dapat membuat film yang mereka produksi sendiri tentang kehidupan mereka di panti asuhan  yang diperoleh dari pelatihan mahasiswa PKM Universitas Muhamadiyah Yogyakarta yang kurang lebih selama 4 bulan mereka mengabdi untuk panti asuhan Bina Siwi memberikan ilmunya tentang sinematografi sehingga anak-anak tunagrahita dapat mendapatkan tambahan ilmu baru yang akan bermanfaat di kemudian hari. Penasaran?
Buku ini menularkan ruh penuh semangat dari anak-anak tunagrahita yang tidak bisa apa-apa kemudian karena kegigihannya dan rasa percaya dirinya mereka dapat menjadi luar biasa. Ayo tularkan semangat dengan memberikan inspirasi semaksimal mungkin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + three =