Aplikasi Data Envelopment Analysis pada Perbankan Indonesia

Penulis: Dr. JMV. Mulyadi, SE., MM

Buku ini disusun dengan tujuan membantu mahasiswa baik strata-1, strata-2 maupun strata-3 dan praktisi menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) sebagai alat analisis efisiensi usaha. Pembahasan dalam buku ini dimulai dengan pengertian efisiensi dan pengertian DEA, mengapa menggunakan DEA, manfaat DEA, mekanisme analisis DEA, formulasi model DEA, penyelesaian DEA dengan software, pendekatan perumusan input dan output untuk perbankan, berbagai studi pemanfaatan DEA untuk menilai efisiensi bank dan aplikasi analisis DEA untuk perbankan Indonesia.
Hasil analisis antara lain DEA berdasarkan kelompok bank, size bank, analisis DEA bank-bank sebelum dan sesudah krisis, analisis DEA bank-bank sebelum dan sesudah merger analisis DEA untuk bank-bank yang dilikuidasi, utilisasi sumber daya perbankan dengan DEA.
Masih sedikit literature tentang DEA sehingga diharapkan buku ini bermanfaat untuk pembaca dan tentunya DEA ini dapat juga dimanfaatkan untuk menilai efisiensi untuk industri yang lain.

Filsafat Islam Abad Tengah Modern dan Kontemporer

Penulis: Dr. Hj. Widyastini

Filsafat Islam Abad Tengah Modern Kontemporer ini sangat baik dan menarik dibaca oleh siapa saja, tidak hanya terbatas pada kalangan mahasiswa. Buku ini banyak membahas tentang lika-liku, problematika, seluk-beluk filsafat yang ada di kalangan umat Islam dan para filosof Islam dari sejak awal timbulnya filsafat Islam sampai dengan pemikiran kefilsafatan pada filosof dan sufi Islam pada Abad Tengah sampai dengan Modern Kontemporer.

Menggugat Kesultanan Demak dan Pajang

Penulis. Y. Supriyadi dan F. Sumiyati

Kesultanan Demak layak sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa, meninggalkan sejumlah problematik. Mengingat lokasi kesultanan di pesisir, dapat diduga sebagai kesultanan kemaritiman. Namun kerajaan itu penuh misteri. Letak kraton maupun kapan berdirinya kesultanan sampai kini belum ada kejelasan. Keberadaan masjid Demak, masih meninggalkan sejumlah misteri. Ada dugaan masjid beratap meru tersebut didirikan sesudah Majapahit terjadi ‘sirna ilang kertaning bumi’. Yang jelas dan pasti, sumbangan para wali cukup dominan dalam syiar Islam.
Sejumlah pengamat wayang mengungkap R. Patah dan Raden Trenggana ikut menyumbang penyempurnaan wayang. Perintisan gunungan blumbangan dan wayang terbuat dari kulit ternak pantas diapresiasi. Sunan Kalijaga ikut andil dalam pagelaran wayang kulit, selain memanfaatkan gamelan untuk sarana dakwah Islami. Dampaknya tradisi grebeg masih membudaya di Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.
Keberadaan Pangeran Suryawiyata yang terbunuh di tepi sungai, mewarnai bayang- bayang muram. Secara genesis dipertanyakan tokoh ini anak kedua atau ketiga dari R. Patah. Yang jelas pembunuhan tokoh itu akan berdampak pembunuhan beruntun pangeran- pangeran di kesultanan Demak. Bahkan kemudian mewarnai suksesi berdarah antara Pangeran Arya Penangsang di Jipang versus Sultan Hadiwijaya di Pajang yang melibatkan wali.
Sejarah terus mengalir dari Demak ke Pajang yang lokasinya lereng timur G. Merapi. Mulai ada tradisi untuk melegitimasi kekuasaan dari Sunan Giri. Tradisi ini berlanjut sampai Kesultanan Mataram.
Prototipe bangunan kraton Majapahit menjadi pola untuk kraton Demak, Pajang dan Mataram-Kotagede. Salah satu misteri Sutawijaya, benarkah penguasa Mataram-Kotagede tersebut tidak sekedar anak angkat melainkan anak pertama Hadiwijaya. Yang pasti Hadiwijaya tidak pernah perang tanding melawan Sutawijaya di Prambanan. Dengan setengah hati Hadiwijaya merelakan bergesernya kekuasaan ke Mataram.
Buku ini pantas sebagai bahan bacaan bagi pembelajar sejarah, mahasiswa dan pemerhati kebudayaan. Setitik harapan semoga mampu membuka wacana kesejarahan Islami.

Ign. Agus Suhadi, SH: Dalam Liputan Media dan Buku

Editor: YB. Margantoro

Dalam era perjuangan, Agus Suhadi bertekad menekuni dunia pendidikan sebagai monumen hidup. Pada tahun 1954 dia mendirikan SPM St. Thomas (di Gedung SMA Stella Duce sore hari). Dari proses membangun SMP ini kelak kemudian hari dia juga mendirikan Yayasan Marsudi Luhur yang antara lain diawali pendirian SMEA Santo Thomas tanggap 1 Agustus 1958. “Dalam setiap melaksanakan tugas, kita berpedoman pada keyakinan dan bertanggung jawab kepada Tuhan, kepada moral dan etika. Kita jaga tata laku, tata piker dan tata kerja kita, “ kata Agus Suhadi.

Membangun Generasi Impian: Artikel-artikel Praktis untuk Melejitkan Prestasi Sekolah

Penulis: Y. Kumoro Dasutomo

“Buku ini ditulis dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Sehingga makna dan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca terlihat jelas!”
(Y.B. Margantoro, Wartawan Senior Harian Bernas Jogja. Direktur Lembaga Pelatihan Jurnalistik Bernas Jogja)

“Kepala sekolah, calon kepala sekolah,dan guru-guru wajib meluangkan waktu untuk membaca buku ini!”
(Dra. Ayu Dewi Widowati, Guru MTs Negeri Yogyakarta)

“Pak Yustinus saya suka artikel tentang mengelola sekolah tanpa memberikan PR”
(Andriani Priastuti, S.Pd., Guru SMP Negeri 14 Yogyakarta)

“Buku ini berisi ide-ide sederhana dan mudah diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Guru-guru harus membaca buku ini!”
(B. Banik Pribadi, S.Pd., Guru SMP Joannes Bosco, Yogyakarta)

“Membaca buku ini membuat hal-hal yang selama ini tidak mungkin dilaksanakan di sekolah, menjadi realistis dan mudah untuk diterapkan!”
(Novi Suratri Priastuti, S.Pd., Guru SD Kanisius Kembaran, Bantul, Yogyakarta)

Menghapus Stigma: Membangun Percaya Diri Anak Tunagrahita melalui Pemberdayaan Partisipatoris

Penulis: Panti Asuhan Binasiwi

Keterbatasan, baik fisik ,maupun cacat mental sejak lahir,terkadang menjadi dalih untuk tidak mempunyai kesempatan untuk dapat melakukan sesuatu yang tidak terduga. Padahal, “man jadda wa jadda’ siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil”!. Kesungguhan itu menumbuhan harapan, sikap positif, dan impian-impian yang dibangun dan memperbesar peluang bagi yang bersungguh-sungguh melakukannya
Dalam buku ini membenarkan bahwa kekurangan menjadi suatu kekuatan, keterbatasan bukanlah halangan dari meraih suatu keberhasilan. Cerita-cerita pengalaman seorang pengasuh panti asuhan yang mengurus 30 anak tunagrahita dengan kekurangan dan kelebihan yang di miliki masing-masing anak yang mereka bina dan bimbing dengan penuh kesabaran dan melakukan segalanya tanpa pamrih berhasil membuat 30 anak yang tadinya tidak bisa apa-apa menjadi luar biasa. Dengan bekal kemandirian yang mereka dapatkan diantara mereka dapat membuat keterampilan, bermain musik, dan menari, mereka juga dapat membuat film yang mereka produksi sendiri tentang kehidupan mereka di panti asuhan  yang diperoleh dari pelatihan mahasiswa PKM Universitas Muhamadiyah Yogyakarta yang kurang lebih selama 4 bulan mereka mengabdi untuk panti asuhan Bina Siwi memberikan ilmunya tentang sinematografi sehingga anak-anak tunagrahita dapat mendapatkan tambahan ilmu baru yang akan bermanfaat di kemudian hari. Penasaran?
Buku ini menularkan ruh penuh semangat dari anak-anak tunagrahita yang tidak bisa apa-apa kemudian karena kegigihannya dan rasa percaya dirinya mereka dapat menjadi luar biasa. Ayo tularkan semangat dengan memberikan inspirasi semaksimal mungkin!

Teori Linguistik: Morfologi

Penulis: Dr. D.B. Putut Setiyadi, MM

Buku Teori Linguitik: Morfologi merupakan buku Seri Teori Linguistik Bagian Kedua yang membahas seluk-beluk morfem dan kata. Seperti kita ketahui bersama bahwa hierarki satuan bahasa meliputi fonem, morfem, kata, frasa, klausa, kalimat, wacana. Morfem dan kata merupakan tataran kedua dan ketiga setelah fonem. Morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang mempelajari seluk-beluk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, atau mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bantuk kata itu, baik fungsi prakmatik maupun fungsi semantic. Morfologi dipandang sebagai subsistem yang berupa proses yang mengolah leksem menjadi kata. Bagaimana kata berimbuhan, kata ulang, kata majemuk, dan sebagainya dibentuk atau hasil proses pembentukan kata yang lain menjadi pembahasan dalam buku ini.

Teori Linguitik: Fonologi

Penulis: Dr. D.B. Putut Setiyadi, M.Hum

Buku Teori Linguitik: Fonologi merupakan buku Seri Teori Linguistik Bagian Pertama yang membahas seluk-beluk linguistic dan fonem. Seperti kita ketahui bersama bahwa hierarki satuan bahasa meliputi fonem, morfem, kata, frasa, klausa, kalimat, wacana. Fonem merupakan satuan terkecil dalam hierarki bahasa. Sebelum membahas tentang fonem, buku ini didahului pembahasan tentang pengertiaan linguistik, objeck linguistik, pembidangan linguistik, sejarah linguistik, serta manfaat mempelajari linguistik. Fonologi adalah bidang linguistik yang mengamati, mempelajari, menganalisis, membicarakan suatu bunyi-bunyi bahasa tertentu menurut fungsinya untuk membedakan makna leksikal dalam bahasa. Fonologi dibedakan atas fonetik dan fonemik. Fonetik maupun fonemik mempelajari bunyi bahasa dari sudut tuturan. Jadi, yang dipelajari lebih mengarah ke bahasa lisan.